Agen Idn Sport

Agen Idn Sport
Agen Idn Sport
FOLL ME..
WINSGOAL
LIKE PLEASE
Whatsapp
Telegram
LIVEHK6D

Sabtu, 27 November 2021

Termasuk Lucas Moura, 5 Pemain Tottenham Hotspur Ini Bakal Jadi Korban Kedatangan Antonio Conte

Termasuk Lucas Moura, 5 Pemain Tottenham Hotspur Ini Bakal Jadi Korban Kedatangan Antonio Conte

Agen Slot Gacor Online, Jakarta - Tottenham Hotspur kini menatap era baru bersama Antonio Conte. Manajer anyar yang didatangkan Spurs, sebagai pengganti Nuno Espirito Santo.

Antonio Conte sudah resmi ditunjuk menjadi pelatih anyar Tottenham Hotspur untuk menatap masa depan yang lebih cerah. Pelatih asal Italia tersebut dikontrak hingga tahun 2023 mendatang dengan opsi perpanjangan.

Tugas yang diemban Conte di klub Info Live RTP Slot barunya cukup berat. Mantan juru taktik Juventus tersebut harus membawa Tottenham masuk dalam persaingan gelar.

Untuk melakukannya, Conte tentu perlu meningkatkan kekuatan skuatnya. Conte dituntut untuk memperbaiki lini pertahanan Spurs yang sangat rapuh.

Tentunya dengan kedatangan Conte, bisa berdampak buruk bagi sebagian pemain Spurs yang siap-siap dicoret karena tidak masuk dalam proyeksi sang pelatih. Di sisi lain, Spurs juga memerlukan dana segar untuk merekrut pemain baru.

Siapa saja deretan pemain Tottenham Hotspur yang bakal dilepas, setelah kedatangan Antonio Conte? Berikut ini ulasan menariknya:



Davidson Sanchez

Antonio Conte sangat menyukai skema tiga pemain belakang. Meski begitu, kedatagan Conte mungkin bisa berdampak buruk pada Agen Slot Gacor Online Davinson Sanchez.

Sanchez memperkuat Tottenham sejakt tahun 2017. Namun, pemain asal Kolombia tersebut tak menunjukkan performa yang mengesankan selama beberapa musim Info Live RTP Slot terakhir.

Melihat penampilannya, Conte mungkin tidak bersedia memberi Sanchez kesempatan bermain. Karena itu, sang pemain bisa dijual pada bursa transfer berikutnya.



Harry Winks

Harry Winks tengah mengalami periode yang sulit di Tottenham. Gelandang asal Inggris tersebut sering menghabiskan waktunya di bangku cadangan.

Pada musim ini, Winks cuma bermain sebanyak enam kali di bawah asuhan Nuno Espirito Santo. Dari jumlah itu, dia cuma bermain selama 60 menit di Info Live RTP Slot Premier League.

Winks tak perlu kesulitan mencari klub baru apabila tak masuk dalam rencana Antonio Conte di Spurs. Pemain berusia 25 tahun tersebut kabarnya diminati Aston Villa dan Everton.


Dele Alli

Agen Slot Gacor Online Dele Alli tampil sangat mengesankan di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Namun, performa Alli mengalami penurunan drastis selama beberapa musim belakangan ini.

Kedatangan Nuno Espirito Santo belum mampu mendongkrak performa Ali. Dia tak menjadi pilihan utama Nuno dalam beberapa pertandingan terakhir Spurs.

Alli mungkin sangat bersemangat dengan pergantian pelatih di kubu Spurs. Namun, tidak ada jaminan bahwa Antonio Conte akan tertarik memakai jasa lulusan akademi MK Dons tersebut.



Tanguy Ndombele

Agen Slot Gacor Online Antonio Conte kabarnya pernah menginginkan Tanguy Ndombele di Inter Milan. Namun, kepindahannya tersebut tidak pernah terwujud.

Kedatangan Conte mungkin bisa jadi berita bagus buat Ndombele. Namun, pemain internasional Prancis tersebut harus bisa memperbaiki performanya yang tidak konsisten di bawah Conte.

Kalau tidak, Conte tidak akan segan-segan untuk menyingkirkan Ndombele. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan menukar Ndombele dengan gelandang yang lebih baik.


Lucas Moura

Lucas Moura sudah menunjukkan performa yang stabil untuk Tottenham. Namun, kedatangan Antonio Conte bisa mengakhiri karier pemain asal Brasil tersebut.

Selama menjadi pelatih, Conte sangat menyukai formasi 3-5-2. Formasi tersebut sangat mengandalkan kecepatan dan kekuatan para wingback-nya.

Moura mungkin tidak menemukan tempat yang cocok pada formasi 3-5-2. Kecuali jika sang pemain bersedia menggeser posisinya dari winger menjadi wingback.

Disadur dari: Info Live RTP Slot (Aga Deta, published 3/11/2021)

Jumat, 26 November 2021

Bidik Hasil Sempurna di Liga Champions, Liverpool Enggan Meremehkan Porto

Bidik Hasil Sempurna di Liga Champions, Liverpool Enggan Meremehkan Porto

Agen Slot Gacor Online, Liverpool - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, memperingatkan timnya untuk tidak meremehkan Porto pada matchday kelima Grup B Liga Champions 2021/2022 yang akan berlangsung di Anfield Stadium, Kamis (25/11/2021) dini hari WIB. Menurut Klopp, Porto merupakan tim tangguh dengan pemain berkualitas.

Liverpool dalam tren positif di Liga Champions 2021/2022. Klub berjulukan The Reds itu mengoleksi poin sempurna yakni 12 dari empat laga yang dimainkan Info Live RTP Slot musim ini.

Secara matematis, Liverpool sejatinya sudah menyegel status juara Grup B dan lolos ke babak 16 besar. Namun, manajer Jurgen Klopp tak ingin cepat puas dan berharap timnya bisa menyapu bersih laga sisa dengan kemenangan.

Pada pertemuan pertama di kandang Porto (29/9/2021), Liverpool menang telak dengan skor 5-1. Jurgen Klopp menyebut, hasil itu tak akan memengaruhi duel yang akan berlangsung nanti di Agen Slot Gacor Online Anfield.

"Saya tidak punya penjelasan apapun mengenai hasil kami pada laga sebelumnya di markas Porto. Mereka benar-benar tidak beruntung pada pertandingan itu, akan tetapi kami bersiap untuk melawan tim yang kuat dan kompetitif," kata Jurgen Klopp seperti dikutip situs resmi UEFA.

Jurgen Klopp juga mengharapkan dukungan penuh dari suporter Info Live RTP Slot dalam laga nanti. Dukungan sangat diperlukan untuk mengalahkan Porto yang penuh pemain berkualitas.

"Kami membutuhkan atmosfer yang luar biasa. Kami harus memenangi pertandingan secara bersama-sama. Saya suka sepak bola Portugal karena mereka menghasilkan jumlah pesepak bola yang luar biasa," tegas Klopp.

Masih Panjang

Agen Slot Gacor Online Thiago Alcantara menyebut, perjalanan Liverpool dalam meraih gelar Liga Champions masih panjang dan berliku. Atas dasar itulah Thiago Alcantara ingin Liverpool sungguh-sungguh dalam menatap satu demi satu pertandingan yang ada.

"Sangat sulit untuk menenangi Liga Champions. Kami bermain melawan tim terbaik di dunia. Jika kami dalam kondisi terbaik, maka dapat mencapai segalanya," ucap Thiago Alcantara.

"Yang paling penting adalah rasa lapar yang kami miliki. Kami ingin menang dengan cara sendiri. Ini bukan tentang siapa yang bermain, akan tetapi soal tim," tegas Thiago Alcantara.



Head to Head

Pertandingan ini menjadi pertemuan kedelapan sepanjang sejarah. Liverpool tercatat punya catatan apik melawan Porto.

Liverpool berhasil memenangi lima pertandingan dan meraih dua kali imbang. Adapun Porto sama sekali belum pernah menang melawan klub asal Merseyside tersebut.

Liverpool juga tampil tajam melawan Porto sejauh ini. Mohamed Salah dkk sudah mencetak 21 gol dalam tujuh laga Info Live RTP Slot dan hanya kebobolan empat kali.

 

 

Rabu, 24 November 2021

Liga Inggris: Urutan Calon Manajer Manchester United dan Situasinya Sekarang, Siapa yang Paling Berpeluang?

Liga Inggris: Urutan Calon Manajer Manchester United dan Situasinya Sekarang, Siapa yang Paling Berpeluang?

Agen Slot Gacor Online, Jakarta - Manchester United telah memberhentikan Ole Gunnar Solskjaer dari kursi manajer, Minggu (22/11/2021).

Manchester United menyudahi kontrak Ole Gunnar Solskjaer setelah tiga tahun membesut Scott McTominay dkk. Kekalahan 1-4 dari Watford memantik keputusan tersebut.

Ada beberapa pelatih ternama yang masuk dalam bursa kandidat pengganti Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Namun, yang paling santer adalah manajer Leicester City, Brendan Rodgers.

Lalu mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Zidane juga santer dikaitkan dengan posisi di Manchester United setelah Cristiano Ronaldo disebut-sebut menyetujui usulan agar pelatih asal Prancis itu yang datang.

Kemudian ada pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino. Pelatih Ajax, Eric ten Hag, dan Head of Sports and Development Lokomotiv Moscow, Ralf Rangnick juga masuk daftar.

Mantan gelandang Manchester United, Michael Carrick, yang juga menjadi bagian staf kepelatihan di bawah Solskjaer, ditunjuk sebagai pelatih sementara. Ia akan menangani Cristiano Ronaldo cs, saat berlaga di Info Live RTP Slot menghadapi Villarreal.

 


Situasi Calon Pengganti Ole

Zinedine Zidane:

Belum ada sinyal positif, Zidane juga pertimbangkan faktor keluarga. Sang istri kabarnya tak mau tinggal di Inggris.

Erik Ten Hag:

Menunggu musim panas 2022

Ralf Rangnick:

Masuk daftar, tapi bukan prioritas

Berndan Rodgers:

Kandidat kuat, tapi fans sepertinya tidak menginginkannya. Rodgers siap musim depan

Mauricio Pochettino:

Tertarik gabung karena tidak bahagia di PSG.

Luis Enrique:

Dikaitkan dengan Manchester United, tapi Luis Enrique membalas dengan mengatakan, "Apakah hari ini April Mop?".

Wayne Rooney:

Legenda lagi? Rooney fokus di tim Info Live RTP Slot saat ini.



Sementara Ditangani Michael Carrick

Mantan gelandang United, Michael Carrick, yang juga menjadi bagian staf kepelatihan di bawah Solskjaer, ditunjuk sebagai pelatih sementara. Ia akan menangani Cristiano Ronaldo cs saat berlaga di Liga Champions menghadapi Villarreal.

"Michael Carrick akan memimpin Manchester United selama beberapa pertandingan ke depan, sampai kami menemukan manajer baru," bunyi pernyataan klub.

 

Sumber: Agen Slot Gacor Online

Selasa, 23 November 2021

Bak Dirampok, 5 Pemain Hebat di Liga Inggris Ini Gagal Dapatkan Ballon d'Or

Bak Dirampok, 5 Pemain Hebat di Liga Inggris Ini Gagal Dapatkan Ballon d'Or

Agen Idn Sports, Jakarta - Kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris telah menghadirkan begitu banyak pesepak bola berbakat dan kelas dunia dari berbagai belahan dunia. Mereka bertanding bersama klub-klub besar Inggris, seperti Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Manchester City. Namun, jarang dari mereka yang berhasil meraih penghargaan Slot pulsa tanpa potongan.

Selama bertahun-tahun, Premier League telah menghadirkan begitu banyak pemain yang mampu menciptakan momen-momen tidak terlupakan dan rekor-rekor mengagumkan dalam dunia sepak bola.

Pemain seperti Cristiano Ronaldo, Thierry Henry, Eden Hazard, Sergio Aguero, dan Fernando Torres pernah meraih penghargaan individual di Premier League. Namun, penghargaan individual tertinggi sepak bola dunia, Ballon d'Or, jarang mampir ke Inggris.

Sejak kompetisi kasta tertinggi Inggris itu diperbarui menjadi Premier League pada 1992, hanya dua pemain dari kompetisi Liga Inggris yang sudah memenangi Ballon d'Or.

Pertama adalah Michael Owen pada 2001 ketika masih memperkuat Liverpool. Kemudian yang kedua adalah Cristiano Ronaldo yang memenangkan Ballon d'Or pada 2008 ketika masih bermain bersama Manchester United untuk pertama kalinya.

Sejak saat itu, Cristiano Ronaldo yang bermain bersama Real Madrid berhasil empat kali meraih Ballon d'Or. Sementara dalam beberapa edisi, penghargaan tersebut dimenangkan oleh rival utama Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, saat berseragam Barcelona.

Padahal jika melihat perjalanan di Premier League, cukup banyak pemain hebat yang seharusnya bisa memenangi Ballon d'Or kala berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Liga Inggris itu. Berikut lima di antaranya:



Wayne Rooney (Manchester United)

 

Performa Agen Idn Sports Wayne Rooney selama bermain untuk Manchester United bisa digambarkan dengan satu kata, mengkilat. Rooney mampu mencetak gol dengan kaki kanan, kaki kiri, dan kepalanya.

Tak jarang Rooney melakukannya dari luar kotak penalti dan dari situasi tendangan bebas. Rooney pun berhasil membawa Manchester United lima kali menjuarai Premier League, satu trofi Piala FA, satu trofi Liga Champions, satu trofi Liga Europa, dan satu trofi Piala Dunia Antarklub ketika memperkuat Manchester United.

Rooney merupakan satu di antara pemain terhebat Inggris yang pernah mengenakan jersey Manchester United. Musim terbaik Rooney bersama The Red Devils adalah pada 2009/2010.

Namun, Manchester United hanya meraih trofi Piala Liga pada musim itu, menjadi klub pertama yang mempertahankan trofi tersebut sejak Nottingham Forest melakukannya pada 1990.

Manchester United kalah dari Chelsea dalam persaingan menjadi juara Premier League pada saat itu. Mereka juga tersingkir dari Liga Champions di tangan Bayern Munchen dan kalah dari Leeds United di Piala FA.

Namun, yang tidak terlupakan dari Rooney adalah keberhasilannya mencetak 34 gol dan 7 assist dalam 44 pertandingan pada musim itu, menyelesaikan musim dengan menjadi top scorer. Sebanyak 26 gol di antaranya lahir di Slot pulsa tanpa potongan.

Jumlah itu sama seperti yang diraih oleh Lionel Messi bersama Barcelona. Namun, Wayne Rooney yang pantas mendapatkan Ballon d'Or pada saat itu, gagal memenangkannya.

 



Frank Lampard (Chelsea)

 

Agen Idn Sports, Frank Lampard, seorang gelandang tengah, merupakan top scorer sepanjang masa Chelsea. Ia tercatat mencetak 211 gol dalam 648 penampilan di semua kompetisi Slot pulsa tanpa potongan.

Ia juga menciptakan 150 assist untuk rekan-rekan setimnya. Lampard adalah bagian penting dari skuad Chelsea dan Timnas Inggris pada era 2000-an, dengan kesuksesan meraih sejumlah penghargaan .

Frank Lampard menjuarai Premier League tiga kali, empat kali Piala FA, satu kali Liga Champions, dan satu kali Liga Europa bersama Chelsea. Musim terbaiknya datang ketika Chelsea diasuh oleh Jose Mourinho pada musim 2004/2005.

Chelsea memecahkan rekor dan mencatatkan rekor baru, di mana Lampard memainkan peran penting dalam kesuksesan mereka di Premier League. Gelandang Inggris itu berkontribusi dalam 31 gol dari lini tengah dan memainkan semua pertandingan Premier League musim itu.

Frank Lampard baru berusia 23 tahun saat itu, tampil dalam 58 laga bersama Chelsea pada musim tersebut. Ia mencetak 19 gol dan 21 asssist di semua kompetisi. Lepas dari itu, 13 gol dan 18 gol membantu Chelsea meraih gelar juara Premier League. Itu masih menjadi rekor assist di lima liga top Eropa dalam satu musim.

Namun, yang lebih mengejutkan bagi para penggemar Chelsea saat itu, Frank Lampard harus kehilangan Ballon d'Or karena kalah dari pemain Barcelona, Ronaldinho. Pemain asal Brasil itu tak membuat catatan yang lebih impresif jika dibandingkan Lampard.

Saat itu masih menjadi momen teraneh Ballon d'Or karena kegagalan Lampard yang merupakan satu di antara pemain terbaik Chelsea dan Timnas Inggris sepanjang masa.

 


Eric Cantona (Manchester United)

 

Legenda Premier League,Agen Idn Sports Eric Cantona, kerap diingat karena sikap panas, provokatif, dan agresif dalam sepak bola Inggris. Namun, kemampuannya dalam bermain sepak bola tak ada duanya, terutama dalam hal menciptakan gol dan peluang untuk rekan setimnya.

Cantona, lahir di Marseille pada 1966, memulai kariernya di Ligue 1. Ia kemudian direkrut oleh Leeds United pada Januari 1992 dengan status pinjaman dengan nilai 100 ribu pound. Kemudian ia dipermanen dengan tambahan transfer 900 ribu pound.

Belum genap 11 bulan di Leeds United, Cantona mencetak 14 gol indah dan mencatatkan 5 assist dalam 34 pertandingan dalam musim pertamanya di Inggris. Performa itu membuat Manchester United membidiknya dan merekrutnya dengan harga 1,2 juta pound pada November 1992.

Pemain asal Prancis itu kemudian mencetak 81 gol dan 62 assist dalam 180 pertandingan untuk The Red Devils. Musim yang paling luar biasa bagi Cantona adalah 1993/1994.

Setelah menjadi peringkat ketiga dalam perebutan Ballon d'Or 1993, saat masih bersama Leeds United, Cantona diramalkan bakal memenangi penghargaan itu ketika bermain bersama Manchester United. Ia mencetak 24 gol dan 13 assist dalam 45 penampilan di semua kompetisi Slot pulsa tanpa potongan.

Namun, Cantona bahkan tidak menembus tiga besar Ballon d'Or saat itu. Kandidat pemenang saat itu adalah pemain Barcelona, Hristo Stoichkov, yang akhirnya menjadi pemenang, kemudian Roberto Baggio yang masih memperkuat Juventus, dan Paolo Maldini yang bermain bersama AC Milan.

 


Virgil van Dijk (Liverpool)

 

Pemain kelahiran Breda, Belanda, pada 1991 itu membela klub lokal daerah asalnya, Groningen, sebelum pondah ke klub raksasa Skotlandia, Glasgow Celtic.

Taktikal dan fisikal yang menjadi pendekatannya saat bermain membuatnya mendapatkan perhatian dari klub Premier League, di mana Southampton merekrutnya pada 2015. Selama di sana, Van Dijk memperlihatkan kepada tim lain mengapa ia begitu bernilai, tampil solid bersama Jose Fonte di lini belakang The Saints.

Pada 2018, Liverpool menghubunginya dan mengajukan tawaran senilai 75 juta pound untuk mendapatkan jasanya. Pemain asal Belanda itu langsung memberi dampak luar biasa di Anfield.

Pada musim pertamanya secara penuh, yaitu 2018/2019, Van Dijk memainkan semua pertandingan Liverpool di Premier League. Ia memiliki catatan statistik yang luar biasa saat itu. Pemain asal Belanda itu juga menjadi pemain penting bagi keberhasilan Liverpool meraih trofi Liga Champions keenam mereka dalam sepanjang sejarah.

Performa luar biasa itu membuat Van Dijk mendapatkan pujian dari seluruh dunia, dengan banyak yang menjadikannya favorit untuk memenangi Ballon d'Or. Ia akan menjadi bek pertama sejak Fabio Cannavaro yang menjuarai Slot pulsa tanpa potongan pada 2006.

Namun, Van Dijk hanya menempati peringkat kedua dalam voting final, dan harus menyerahkan trofi pemain terbaik dunia itu kepada Lionel Messi dengan hanya berbeda tujuh suara saja.

Thierry Henry (Arsenal)

Agen Idn Sports Thierry Henry merupakan satu di antara striker terhebat yang pernah ada dalam dunia sepak bola. Ia tak pernah gagal saat membidik targetnya. Henry direkrut oleh manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, dari Juventus pada 1999 dengan nilai transfer 11 juta pound.

Kemudian Henry mencetak 228 gol dan mencatat 106 assist dalam 376 laga bersama The Gunners. Selama berada di London, Henry memenangkan dua trofi Premier League dan dua trofi Piala FA. Ia juga membantu The Gunners tampil tak terkalahkan pada musim 2003/2004, di mana Arsenal menjadi juara.

Pemain asal Prancis itu juga meraih empat penghargaan sepatu emas Premier League. Ia dua kali menjadi pemain terbaik Premier League dan enam kali secara berturut-turut masuk dalam PFA Team of the Year pada awal 2000-an.

Henry juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Timnas Prancis, mencetak 51 gol dalam 123 penampilan. Ia membantu Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Pada musim 2002/2003, dunia sepak bola menyaksikan sesuatu yang aneh. Pavel Nedved memenangi Ballon d'Or, mengungguli Thierry Henry. Padahal Henry tampil luar biasa saat itu, mencetak 32 gol dan 28 assist. Ia bahkan unggul kontribusi hingga 29 gol ketimbang pemain asal Republik Ceska itu.

Mengatakan bahwa ini adalah perampokan terbesar dalam sejarah sepak bola mungkin terkesan meremehkan. Namun, Henrry mampu terus tampil luar biasa di lapangan hijau selama beberapa tahun.

Ia secara mengejutkan berada di peringkat ketiga dalam persaingan memperebutkan Ballon d'Or 2006, kalah dari Fabio Cannavaro dan Gianluigi Buffon, dua pemain yang membantu Italia menjuarai Piala Dunia 2006 di Slot pulsa tanpa potongan Jerman.

Sumber: Sportskeeda