BENUA Asia tidak menjadi penikmat sepak bola semata. Tercatat banyak pemain top dari benua kuning yang berhasil meraih predikat pemain termahal di klub-klub Eropa dan Agen Slot Gacor Online.
Nama besar dan skill para pemain Asia menjadi alasan utama tim-tim Eropa mau menebus mereka dengan harga tinggi. Dari sisi bisnis, nama pemain Asia cukup mendulang penjualan merchandise bagi klub tersebut.
Jepang dan Korea Selatan menjadi salah satu negara di Asia yang mampu menunjukan taringnya di turnamen besar sepak bola. Lalu, siapa sajakah pemain Asia yang mampu bersaing dengan pemain top dunia lainnya?
Dirangkum dari Agen Slot Gacor Online, Selasa (20/7/2020), berikut daftar lima pesepak bola Asia termahal dalam sejarah.
5. Shinji Kagawa (Borussia Dortmund – Manchester United, Rp223,6 miliar)

Shinji Kagawa mampu tampil di panggung sepak bola Eropa bersama Borussia Dortmund pada 2010 setelah tampil apik di Liga Jepang bersama Cerezo Osaka. Di bawah asuhan Jurgen Klopp saat itu, gelandang asal Japang tersebut mampu membuat klub-klub besar Eropa lainnya meliriknya.
Pada 2012, Manchester United berhasil mendapatkan tanda tangan pemain berusia 32 tahun tersebut seharga 13 juta euro (Rp223,6 miliar). Sayangnya, Kagawa gagal memberikan ekspektasi yang diharapkan di Old Trafford dan memutuskan kembali ke Dortmund dua tahun setelahnya.
4. Alireza Jahanbakhsh (AZ Alkmaar – Brighton and Hove Albion, Rp326,8 Miliar)
Alireza Jahanbakhsh mampu menunjukan potensi besarnya dengan klub asal Iran, Damash Tehran, yang membuat klub asal Liga Belanda, AZ Alkmaar pada 2015 silam. Striker asal Iran tersebut terus menunjukan kemampuannya dan membuat klub lain Agen Slot Gacor Online, berminat untuk meminangnya.
Klub asal Inggris, Brighton and Hove Albion, akhirnya berhasil memboyong pemain berusia 27 tahun tersebut dengan mahar 19 juta euro (Rp326,8 miliar) pada 2018. Namun cedera yang menimpanya membuat performanya menurun. Alireza hanya mampu menghasilkan dua gol dan satu assist dari 50 pertandingan dengan Seagulls. Pada 2021, dirinya pun memutuskan untuk kembali ke Liga Belanda bersama Feyenoord.
3. Hidetoshi Nakata (AS Roma – Parma, Rp488,4 Miliar)
Hidetoshi Nakata mampu menjadi pemain Asia yang paling berjaya di Eropa di masanya setelah tampil baik dengan AS Roma di Liga Italia. Pada 2001, Parma memutuskan untuk memboyong pemain asal Jepang tersebut dengan harga 28,4 juta euro (Rp488,4 miliar).
Pemain gelandang tersebut mampu membela Parma dengan cukup baik hingga 2004 sebelum memutuskan pindah ke Fiorentina dengan status bebas transfer. Pada tahun 2005, Nakata juga diberikan tanda jasa 'Bintang Solidaritas Italia' berkat perannya untuk meningkatkan citra Italia di luar negeri dalam permainan Slot pulsa tanpa potongan.
2. Son Heung-min (Bayern Leverkusesn – Tottenham Hotspurs, Rp516 Miliar)
Son Heung-min hingga kini dianggap sebagai pesepak bola Asia terbaik di dunia. Pemain asal Korea Selatan tersebut memutuskan hijrah ke Liga Inggris bersama Tottenham Hotspurs pada 2015 silam dari Bayern Leverkusen dengan mahar sebesar 30 juta euro (Rp516 miliar).
Striker berusia 29 tahun tersebut hingga kini masih menjadi salah satu andalan Spurs untuk mencetak gol. Son telah mampu mencetak 70 gol dan 43 assist dari 197 pertandingan bersama klub asal kota London tersebut.
1. Shoya Nakajima (Portimonense – Al Duhail, Rp602 Miliar)
Klub asal Uni Emirate Arab, Al Duhail, sempat membuat keputusan yang cukup kontroversial dengan memboyong gelandang asal Jepang dari klub asal Portugal, Portimonense pada 2019 silam. atau disebut juga Info RTP Slot.
Menariknya hanya selang lima bulan, pemain berusia 26 tahun tersebut kembali pindah ke Portugal membela Porto setelah hanya tampil sebanyak tujuh kali dengan mencetak sebiji gol. Apesnya lagi, Nakajima kembali dipinjamkan oleh Porto ke Uni Emirate Arab, Al Ain.




